; 𝐀𝐥𝐥𝐞𝐧'𝐬 𝐀𝐝𝐯𝐞𝐧𝐭𝐮𝐫𝐞

Cari Blog Ini

Jumat, 15 Mei 2020

Tantangan Menanjak Virtual Everesting 8848mdpl



Di tengah pandemi virus corona-Covid19,  pilihan berolah raga khusus nya bersepeda di dalam ruangan menjadi salah satu solusi terbaik dengan memanfaatkan eSport equipment, seperti smart trainner dengan dukungan beberapa apps indoor cycling seperti Zwift, Rouvy, The Sufferfest, dll.


Saya tertantang untuk mencoba bersepeda dengan target ketinggian mencapai 8848mdpl secara virtual - indoor dalam sekali jalan di aplikasi Zwift, tantangan seperti ini kita sebut : vEveresting atau Virtual Everesting - www.everesting.cc

Gowes Virtual Everesting selain menjadi suatu "Challenge" (tantangan tersendiri) juga berfungsi :

1.   Bisa menambah rasa percaya diri.
2.   Keinginan untuk belajar bagaimana bisa melewati tantangan tersebut.
3.  Bersyukur menikmati segala proses tersebut sampai berhasil melewati tantangan tersebut.

Dan tentu nya juga lebih aman - safety, fleksibel, anti ribet dibandingkan everesting secara outdoor.

Untuk menjalankan virtual Everesting harus memiliki motivasi dan kuat mental karena suasana gowes adalah di dalam ruangan, bosen, jenuh naik turun.

Dan saya yakinkan Anda pasti bisa, tidak menakutkan yang seperti Anda kira, contoh Anda memiliki FTP 250watt -  average 50% dari FTP, pembagian nya bisa seperti ini :
  • Climb 1 - 160W
  • Climb 2 - 160W
  • Climb 3 - 150W
  • Climb 4 - 150W
  • Climb 5 - 140W
  • Climb 6 - 140W
  • Climb 7 - 130W
  • Climb 8,5 - 130W
Setelah Anda berhasil melewati tantangan everesting pertama, next Anda bisa mulai mengejar waktu untuk pencapaian finish untuk everesting berikutnya, untuk tahap awal disarankan gowes di average 50% dari FTP Anda.


KONSEP ”Everesting” sebenarnya sudah cukup lama ada, pencetusnya George Mallory, warga Australia yang punya darah keturunan George Herbert Leigh Mallory, pendaki pertama puncak tertinggi di dunia: Everest

Aturan mainnya sangat sederhana, pilih satu gunung atau bukit, berapa pun kemiringan dan ketinggiannya, lalu naik-turun terus sampai total mendakinya mencapai 8.848 meter alias setara Gunung Everest.
Boleh naik sepeda apa saja, tapi naik dan turunnya harus dikayuh. Tidak boleh menuntun. Kalau berhasil, data GPS/Garmin-nya bisa dimasukkan secara online. Kemudian akan di-review dan dipelajari oleh panel yang ada. Kalau berhasil, namanya akan tercatat di Hall of Famedan mendapat medali titanium. Ada ”Everesting calculator” yang bisa membantu peminat mengukur waktu dan jarak yang dibutuhkan pada gunung/bukit yang mereka ingin gunakan sebagai jalan, nah ini konsep Everesting outdoor.
Sedangkan untuk virtual everesting, yang berhasil ngayuh sepeda sampai ketinggian 8848mdpl dan terecord di Strava, bisa langsung mendaftarkan nya ke www.everesting.cc untuk di catat di Hall Of Fame vEveresting. 


Beberapa kategori everesting menurut everesting.cc yang bisa menjadi tantangan :

1. Basecamp vEveresting


Ini adalah basic vEveresting, artinya Anda harus menanjak setinggi 4424 mdpl dalam 1x jalan (naik turun) dengan memakai smart trainner direct drive (wajib) di rute  Alpe du Zwift, alasan harus menggunakan smart trainner direct drive supaya tidak slip di tanjakan di atas gradiant 7%-8%, jika Anda tidak memiliki smart trainner yg model direct drive bisa memakai rute Zwift Epic KOM ( gradiant dibawah 7%-8%) without rute radio tower.
Gradiant setting - Trainer Difficulty di Zwift  harus di set Max 100%.

 
2. Single vEveresting 


 

Anda harus menanjak setinggi 8848mdpl dalam 1x jalan (naik turun) dengan memakai smart trainner direct drive (wajib) di rute  Alpe du Zwift, alasan harus menggunakan smart trainner direct drive supaya tidak slip di tanjakan di atas gradiant 7%-8%, jika Anda tidak memiliki smart trainner yg model direct drive bisa memakai rute Zwift Epic KOM ( gradiant dibawah 7%-8%) without rute radio tower.
Gradiant setting - Trainer Difficulty di Zwift  harus di set Max 100%

  3. 10.000mdpl vEveresting

 
Anda harus menanjak setinggi 10.000mdpl dalam 1x jalan (naik turun) dengan memakai smart trainner direct drive (wajib) di rute  Alpe du Zwift, alasan harus menggunakan smart trainner direct drive supaya tidak slip di tanjakan di atas gradiant 7%-8%, jika Anda tidak memiliki smart trainner yg model direct drive bisa memakai rute Zwift Epic KOM ( gradiant dibawah 7%-8%) without rute radio tower.
Gradiant setting - Trainer Difficulty di Zwift  harus di set Max 100%

 4. Double vEveresting

 

Anda harus menanjak setinggi 8848mdpl x 2  = 17.696 mdpl dalam 1x jalan (naik turun) dengan memakai smart trainner direct drive (wajib) di rute  Alpe du Zwift, alasan harus menggunakan smart trainner direct drive supaya tidak slip di tanjakan di atas gradiant 7%-8%, jika Anda tidak memiliki smart trainner yg model direct drive bisa memakai rute Zwift Epic KOM ( gradiant dibawah 7%-8%) without rute radio tower.
Gradiant setting - Trainer Difficulty di Zwift  harus di set Max 100%

5. Triple vEveresting 
 
  

Anda harus menanjak setinggi 8848mdpl x 3  = 26.544 mdpl dalam 1x jalan (naik turun) dengan memakai smart trainner direct drive (wajib) di rute  Alpe du Zwift, alasan harus menggunakan smart trainner direct drive supaya tidak slip di tanjakan di atas gradiant 7%-8%, jika Anda tidak memiliki smart trainner yg model direct drive bisa memakai rute Zwift Epic KOM ( gradiant dibawah 7%-8%) without rute radio tower.
Gradiant setting - Trainer Difficulty di Zwift  harus di set Max 100%


Pengalaman mencoba vEveresting Challenge :

Pertama kali mencoba vEveresting 10/02/2020 sempat mengalami kegagalan, pendakian pertama berakhir di 4999mdpl - otot kaki berasa pegal dan jenuh, kesalahan awal adalah terlalu mengejar speed dan koleksi PowerUps (bonus di Zwift) akibat nya tenaga habis di tengah jalan, main di average 212-240watt.
Tidak disiplin loading makanan dan tidak ada perencanaan yang matang ( bib , sepatu kondisi basah mempengaruhi performance - perlu persiapan ).


Kedua kali mencoba 04/04/2020, kembali lagi gagal, KO di ketinggian 5228mdpl, mengulangi kesalahan yang sama dan berharap ada keajaiban bisa menyelesaikan vEveresting dengan data waktu yang cepat (tidak disiplin).



Ketiga kali mencoba dengan disiplin dan kontrol diri yang tinggi akhirnya berhasil finish di ketinggian 8848mdpl - Everesting !!! dengan waktu tempuh 13 jam 26 menit, ini bukanlah pencapaian waktu yang bagus, banyak rider yang berhasil vEveresting di bawah 12 jam.
Sangat resiko memaksakan dengan speed, resiko gagal finish, yang penting pencapaian nya adalah bisa finish dulu bagi saya sudah cukup.
Saya bermain di averange 145watt - 180 watt, HR di zone 2, saat finsih tidak terlalu suffer, tidak ada otot kaki yang cidera.
"Death Zone" kondisi terpuruk biasanya saat mencapai ketinggian di atas 4448mdpl, nah jangan lupa seruput kopi pahit supaya bisa semangat ngayuh lagi.
Disiplin asupan makanan dan minuman setiap jam sangat penting.

 
 

Next challenge - saya akan mencoba memperbaiki waktu single vEveresting yang lebih baik dan 10.000mdpl vEveresting adalah the next challenge - untuk Double dan Triple vEveresting lupakan dulu, saya tidak akan lakukan agenda gowes "gila" tersebut.

Setelah Anda bisa menyelesaikan tantangan vEveresting, Anda bisa langsung mendaftarkan ke www.everesting.cc dan nama Anda akan tercatat di Fame Of Hall bersama rider lainnya di seluruh dunia.

Jika Anda melakukan pendakian 2x Basecamp akan dihitung 1x pencapaian di Hall of Fame everesting.cc

 

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.



Kamis, 27 Februari 2020

Gran Fondo New York - GFNY Bali 2020



Jalan yang relatif mulus, panorama alam cantik nan luar biasa, seni budaya dan keramahtamahan masyarakat Bali, memang terlalu indah jika diabaikan.

Itulah yang membuat GFNY Bali menjadi salah satu GFNY paling populer.

GFNY Bali 2020 diikuti 1.300 - 1.800 peserta dari 36 Negara.
                         

Menempuh jarak 134 kilometer untuk Long Distance dan 100 kilometer untuk Medium Distance

 Rute Grand Fondo 134km- Elevasi 2167 mdpl


 Rute Medio Fondo 100km- Elevasi  1389 mdpl
 


Axel Moeller menjelaskan race yang mengusung tema “Be a Pro for a Day” ini merupakan seri kualifikasi untuk GFNY World Championship yang masuk di kalender dunia, The Global Cycling Marathon Series. GFNY Bali merupakan bagian dari GFNY Indonesia. 

Mengapa Bali? Sebagai destinasi wisata unggulan, Bali selalu memiliki magnet kuat bagi para pecinta olahraga bersepeda jarak jauh untuk datang dan datang kembali, baik pesepeda lokal maupun internasional,” jelasnya.


Tanggapan penulis sebagai peserta GFNY Bali 2020
 
Saya sebagai peserta GNFY Bali 2020 merasa sangat puas dengan event ini, jalanan hampir terbilang steril dari kendaraan, setiap persimpangan jalan dijaga dan diatur dengan sangat baik, water station tersedia sepanjang jalan, pemandangan indah dan menarik.

Jalan aspal mulus di pinggir pantai Klungkung, keteduhan dan indahnya panorama gunung dan Danau Batur, kelokan bukit di Kintamani, hingga jalan flat By Pass, akan menjadi rekam jejak kayuhan pedal seluruh peserta GFNY Bali 2020.


Ketua Penyelenggara GFNY Bali 2020, Tenne Permatasari mengatakan salah satu agenda yang disiapkan panitia adalah Tourism and Bike Expo yang dilaksanakan 21-22 Februari 2020 di Hotel Rumah Luwih Beach Resort, Gianyar. Waktu ini juga dimanfaatkan untuk registrasi ulang dan pengambilan race pack. 

Registrasi dan Pengambilan Race Pack


      Bike Expo


Jadi ada 2 penginapan hotel untuk menampung peserta GFNY 2020 : Hotel Luwih Beach Resort - Gianyar dan Hotel Wyndham Tamansari Jivva resort, jarak dari Hotel Luwih ke Hotel Wyndham -/+ 4,8km dan yang menjadi lokasi start / Finish adalah 200 meter dari Hotel Luwih.


  Hotel Wyndham Tamansari Jivva Resort

 

Satu hal yang perlu diketahui bagi peserta yang menginginkan untuk mendapatkan posisi start race di depan adalah saat registrasi harus membeli yang paket VVIP atau VIP (aturan berlaku di seluruh event GNFY dunia).


 
Start Corrals berbeda tergantung dari nomor peserta atau status anda, di area start paling depan akan ada corral kecil untuk peserta VVIP, corral start kedua adalah untuk peserta VIP yang memakai gelang identitas warna merah sedangkan para peserta yang memakai gelang identitas warna hijau akan start di corrals sesuai dengan nomor peserta masing masing, total 1300 an peserta terbagi beberapa corrals dengan waktu start per 2-3 menit per corrals.


Di sinilah kesalahan saya dalam hal membaca rules saat registrasi, karena tidak teliti, saya asal mendaftar saja, alhasih saya mendapatkan nomor 1120, corrals ke dua dari yang paling belakang, bayangkan saat start, Anda harus mengejar pelaton depan dan akan ada delay waktu 2-3 menit untuk masing masing corrals, sepertinya tidak mungkin terkejar, karena pelaton depan terlihat beberapa pasukan atlit yang akan "narik" dengan speed tinggi, kalaupun terkejar, Anda akan kehabisan tenaga saat memasuki area tanjakan, start awal rute flat plus rolling tanjakan grade 5% sekitar 40km, setelah 40km akan memasuki area tanjakan panjang.



Untuk rute tanjakan nya termasuk cukup berat tapi gradiant tidak ada yang terlalu tajam, kalaupun ada, hanya ada 2 tanjakan di atas 12% selebih nya gradiant 5% - 8% tapi panjang, begitu juga dengan gradiant turunan sekitar -4% s/d -5%.


Kombinasi crank depan 39t dengan sproket belakang 34t akan menghasilkan speed dan cadence yang seimbang, sproket belakang 34t dipakai saat otot mulai lelah / kram / recovery, di beberapa area khusus nya saat start awal (40km) pertama, gradiant kurang dari 5%, saya lebih suka memakai crank depan 50 dengan kombinasi sproket 28/26, speed laju , Heart Rate stabil.

Kategori yang di lombakan :

A. Individual Female / Male, usia :

Male / Female 18-39 tahun
Male / Female 40-44 tahun 
Male / Female 45-49 tahun

Male 50-54 tahun
Male 55-59 tahun
Male 60 tahun up 

B. Team Competition : tidak ada batasan jumlah anggota dalam satu regu, podium untuk regu 4 anggota.

Untuk info detail pemenang, silakan Anda browsing di internet GNFY Bali 2020.


Semoga bermanfaat.












 





Rabu, 19 Februari 2020

Fun Race Kopi Pacul - Team Pacul 2020

 

 

Dimas Ekky Pratama

Event fun race ini di selenggarakan tanggal 15 Februari 2020, hari sabtu - Start jam 06.00 dengan rute A-Phong - Taman Budaya - Bojongkoneng - Km0 Sentul oleh komunitas KGB - Kelapa Gading Bike, bertepatan dengan grand opening kafe Kopi Pacul, lokasi di Plaza Niaga 1 no 19 - Sentul City - 1 kompleks dengan rumah makan Bakmi Golek.
Acara nya cukup menarik, dimulai dengan tarkam uphill, games, dll, disediakan makanan dan minuman yang sangat memuaskan.


 

Bertepatan dengan event ini, saya memutuskan untuk bergabung dengan komunitas KGB dengan no member 359.

Profil Komunitas KGB - Kelapa Gading Bike : 

Di daerah Jakarta Utara, tepatnya kawasan kelapa gading, Anda akan menemukan klub sepeda yang sudah lama berdiri - 1992, yaitu KGB, Kelapa Gading Bike, menganut konsep extreme hobby, KGB menjalani kegiatan bersepeda dengan komitmen yang tinggi. Mereka pun memandang kegiatan ini lebih dari sekadar hobi. Kini setelah 25 tahun berdiri, anggota KGB telah mencapai 400 orang lebih, dalam kisaran usia 15 - 63 tahun. Meski demikian, KGB bukanlah organisasi yang bersifat formal. Pertemanan dan kekeluargaan tampak lebih mewarnai hubungan personal antar anggota. Mungkin karena latar belakang para anggota yang memulai klub sepeda ini, berbasis pada pertemanan di kawasan hunian yang sama, yaitu Kelapa Gading. Dengan dikomandanin Pak Benny Yahya dan Hermansyah Handoko, jumlah anggota diperkirakan mencapai 400 orang.

Ketua KGB 01 Om Benny Yahya

KGB 02 : Herman Kodok

  Juara KOM : Team Elit KGB
 


Motivator & Coach KGB : Roy Aldie

Member KGB : 0359 - Allen Gozali
 

Thank you guys for coming at Grand Opening Kopi Pacul, and join our Fun Race Bareng #Teampacul yesterday!! . . And also thank you to our special sponsor : @kgbracingteam @striveindonesia @oakley @ricky_rangers @herbana.id @cannondale.id @wahoofitness.id @probicycle @masjam.id @gilakunters @pabrikkelambuwaringjaring 

Thank you for supporting us! . .