; ๐€๐ฅ๐ฅ๐ž๐ง'๐ฌ ๐€๐๐ฏ๐ž๐ง๐ญ๐ฎ๐ซ๐ž

Cari Blog Ini

Rabu, 22 Juni 2022

BlackInc FIVE Solid Spoke Carbon Wheelset

 


Revolusi serat carbon fiber menjadi standar industri di dunia sepeda balap dan "Carbon Spokes" menjadi era baru di industri tersebut. Anda mungkin sepenuhnya tidak menyadari tentang teknologi Spoke Carbon Wheelset, tetapi penting untuk mengetahui fitur khusus apa saja yang ditawarkannya dibandingkan dengan spokes baja tradisional. Saya akan coba mengulasnya sesuai dengan pengalaman saat mencoba beberapa merek seperti : Xentis, Bike Ahead dan Blackinc.


Sekilas mengenai Black Inc FIVE :

Black Inc FIVE adalah wheelset carbon spoke solid yang menampilkan wheelset "One Piece" yang dirancang khusus dengan konstruksi model pisau spoke. FIVE mewakili yang terbaik dari teknik dan desain Black Inc generasi terbaru dan merupakan wheelset clincher ringan hanya dengan bobot 1,318 gram dengan profile Aero dan dioptimalkan dengan sertifikasi NACA (National Advisory Committee On Aeronautics) - optimized spoke, rim and hub profiles - tidak semua brand wheelset carbon spoke memiliki sertifikasi NACA & FEA (Finite Element Analysis).


FIVE dirancang untuk rute All Rounder, tubeless kompetibel, baik digunakan untuk rute tanjakan, flat, rolling maupun untuk di rute loops, struktur wheelset ini dioptimalkan dengan software CFD & FEA models untuk performance, aerodinamis dan handling, begitu juga dengan struktur spokes carbon menggunakan shape unik "Kamm Tail design".

CFD & FEA Software Models Design

Black Inc FIVE Features :

– 1,318 g Clincher Wheelset
– Pawl Hubs designed by Black Inc using CeramicSpeed bearings
– One-piece rim and spoke-blade carbon fiber construction - 30mm rim profile.
– NACA optimized profiles on both rim and spoke-blade sections
– Designed specifically for modern 25-28mm 700c wide tires
– Tubeless compatible

    Pawl Hub dengan CeramicSpeed bearings


Review pribadi,

Di artikel ini, saya akan menjelaskan pengalaman selama memakai wheelset carbon spokes dengan plus minus nya. Selama ini beberapa merek yang sudah pernah saya coba antara lain : Xentis Mark3, Bike A Head - Biturbo Road dan BackInc Five.

BlackInc FIVE

Xentis Mark3

Bike A Head - Biturbo Road
Biturbo Road dan Blackinc Five untuk performance hampir mirip mirip dan untuk feel pemakaian nya, tarikan bawah dan atas nya mantap, agresif dan stiff banget, tidak terasa untuk efek side wind (angin samping), berbeda dengan Xentis Mark3 terasa agak berat di tarikan bawah dan efek side wind nya, sepeda goyang saat di speed diatas 38km saat memasukin u-turn ( saat ini Xentis keluarin versi update terbaru Mark3 SL).

Untuk kelonceran hub dan smooth the best adalah Biturbo - Bike A Head - hub Ratchet DT Swiss 180, jika punya budget lebih, Bike A Head sangat rekomended.

Untuk rute Loops seperti di Mozia BSD / PIK / Dalkot, terasa mantap banget untuk di pacu dengan kecepatan tinggi, karena menggunakan spokes carbon jadinya stiff di segala putaran tanpa ada loss tension, agresif di kecepatan tinggi (spokes carbon solid 2x lebih stiff dibanding spokes baja traditional).

Begitu juga di rute tanjakan  dan saat turunan, sangat berbeda feel nya dibandingkan menggunakan spoke baja tradisional, terasa output power yang dikeluarkan tidak ada yang mubazir, melejit dengan cepat.

Nah, minus nya adalah saat di jalanan jelek, berlubang, karena wheelset ini memakai carbon spokes jadinya rigit dan akan menimbulkan impact getaran yang lebih keras ke badan (carbon lebih cepat meng-absorb vibrasi) jadinya lebih cepat letih / fatiq saat dipakai touring dengan kondisi aspal yang kurang bagus.
Solusi ini bisa diantisipasi dengan memakai ban belakang ukuran 28 tubeless dan ban depan cukup ukuran 25 tubeless, jadinya comfort dan mantap banget.

Tidak perlu ada maintenance setup spoke seperti tradisional steel spokes pada umumnya karena pemakaian, tension spokes akan berubah / kendor.



Semoga bermanfaat....






Jumat, 18 Maret 2022

Factor O2 VAM Lighten Up Your Climbing

 

Kali ini saya mencoba untuk mengulas sepintas sepeda balap Factor O2 VAM, sebelumnya sudah pernah mengulas Factor Ostro VAM, dua sepeda balap ini memiliki karakter yang berbeda, Factor Ostro lebih di fokuskan ke All Rounded Bike ( Rute Datar dan Flat ) sedangkan Factor O2 lebih diarahkan ke Climbing Bike - Tanjakan walaupun O2 di rute flat juga nyaman dengan sedikit modifikasi di wheelset.

Factor O2 yang beredar di market Indonesia ada 2 tipe, yaitu :

1. Factor O2 - Disc - External kabel - Frame only, bisa groupset mekanik ataupun wireless.



2. Factor O2 VAM - Ultra-high modulus Carbon ( complex VAM ultralight TeXtreme, Toray & Nippon Graphite Pitch-Based carbon layup) - Internal kabel - Frameset ( Handlebar stem integrated, Seatpots, BB dan Headset Ceramic Speed), Groupset wireless only .


Seri Factor O2 terbaru selalu ada tambahan tulisan VAM - lebih stiff / rigid tapi Comfort.

Apa artinya VAM ? VAM adalah singkatan untuk istilah Italia Velocitร  Ascensionale Media, yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris berarti "Average Ascent Speed" - "Kecepatan Pendakian Rata-Rata".
Hal ini juga disebut dengan backronym bahasa Inggris "Vertical Ascent in Meters" - "Pendakian Vertikal dalam Meter".
Istilah ini yang diciptakan oleh dokter dan pelatih sepeda Italia Michele Ferrari, adalah kecepatan kenaikan ketinggian, biasanya dinyatakan dalam satuan meter per jam.

Review Factor O2 VAM kali ini menggunakan seri "Ornate Nero", sama spek nya dengan seri O2 VAM pada umumnya, perbedaan di design grafis dan warna saja.
                     

Inspirasi desain untuk Factor 02 VAM Ornate Nero berasal dari gaya "Chinoiserie" yang dipengaruhi budaya Asia dengan motif utama dan pola rumit.
Istilah Chinoiserie, yang berasal dari kata Prancis Chinois, atau "China," menunjukkan bahwa Chinoiserie sebenarnya tidak berasal langsung dari Asia tetapi merupakan interpretasi Eropa terhadap budaya dan seni dekoratif Asia.


Gaya ini berasal dari abad ke-17, seiring dengan berkembangnya perdagangan Eropa dengan Cina dan negara-negara lain di Asia Timur. Desain visual 02 VAM Ornate Nero memiliki pengaruh langsung dari seni porselen dan keramik yang mungkin merupakan elemen paling disukai oleh Chinoiserie, sebagian karena keterampilan dan keahlian yang diperlukan untuk memproduksinya dengan benar. Desain warna mono ini juga memungkinkan Factor Ornate Nero untuk menjaga bobot tetap ringan (size 52 - 677gram) sambil tetap mempertahankan presentasi seni visual yang tinggi.

             Factor O2 VAM Ornate Azure
                 Factor O2 VAM Attaquer

                    Factor O2 VAM - Chrome

Sekilas Factor O2 VAM Ornate Nero :

Setelah melakukan beberapa kali test ride, Factor O2 VAM cenderung lebih diarahkan ke kontur jalan uphill dan putaran bawah lebih nyaman, artinya sepeda ini saat kontur jalan datar di putaran bawah (awal pedalling) terasa lebih nyaman dan responsif, dengan penambahan wheelset profile lebar - minimal profile 45 ke atas memungkinkan di speed tinggi lebih stabil dan agresif.
Kombinasi yang tepat untuk Factor O2 adalah wheelset profile 20, 30 dan 45 khususnya di rute uphill dan rolling.
Untuk daily use saya sarankan memakai profile 30 atau 45, Comfort.
Berbeda dengan Factor Ostro yang memiliki folk depan lebar dan besar, di Folk depan O2 terlihat jauh lebih kecil dan lancip, lebih lincah saat di tanjakan, sedangkan folk belakang terlihat sama ukuran nya dengan Ostro, "ultra thin" jadinya lebih comfort,

Untuk berat frame only sekitar 677gram sedangkan frame plus handlebar stem integrated blackinc, seatpost blackinc dan headset CeramicSpeed’s SLT (Solid Lubrication Technology) mencapai 1,79kg untuk size 52.


Event Paris Roubaix tahun 2018, juara 2 dimenangkan oleh team AG2R La Mondiale - Silvan Dillier dengan sepeda balap Factor 02.


FACTOR HAS MANAGED TO INNOVATE, AND THE VAM REPRESENTS SOME OF THE BEST TECHNOLOGY ON THE MARKET. THE END RESULT IS A WORLD TOUR DREAM BIKE WITH A LITTLE INDIVIDUALITY, WHICH IS A RARE THING THESE DAYS.

PETER STUART, CYCLIST MAGAZINE.


Spesifikasi dengan groupset SRAM Force AXS 12 ( chainring & Sproket SRAM Red ), wheelset Blackinc Fortyfive, Ceramic Speed (BB, Headset, OSPW), pedal Look, sadel Selle San Marco Shortfit, dll menghasilkan berat fullbike : 7.17kg.

Semoga bermanfaat.



Selasa, 09 November 2021

Factor Ostro VAM - Superlight Aero Race Bike

    Flicker - Dark Blue

    Sicilian Peach

    Soho Mix

     Racing Green
Brand Factor "Ostro" diambil dari nama salah satu delapan angin utama di laut Mediterania.
Ostro adalah angin selatan yang bertiup ke Cote d'Azur ( Cรดte d'Azur merupakan bagian dari pantai Mediterania Prancis), setelah bertiup melewati Nice tempat start event Tour de France 2020 dimana aerodinamis menjadi bagian yang vital untuk melawan "crosswind", respon terhadap rute berbukit dan turunan extreme, Factor Ostro VAM adalah solusi nya.

Seri Factor terbaru selalu ada tambahan tulisan VAM = lebih stiff /rigid tapi comfort.

Apa artinya VAM ? VAM adalah singkatan untuk istilah Italia Velocitร  Ascensionale Media, yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris berarti "Average Ascent Speed" - "Kecepatan Pendakian Rata-Rata".

Hal ini juga disebut dengan backronym bahasa Inggris "Vertical Ascent in Meters" - "Pendakian Vertikal dalam Meter".

Istilah ini yang diciptakan oleh dokter dan pelatih sepeda Italia Michele Ferrari, adalah kecepatan kenaikan ketinggian, biasanya dinyatakan dalam satuan meter per jam.

Pertengahan November 2021, daya pikat roadbike Factor Ostro VAM menyita perhatianku, lekuk body gagah terkesan agresif saat digenjot, akhirnya saya memutuskan untuk membeli merek ini dengan 7 pertimbangan, antara lain :


1. Factor Ostro VAM : Sepeda balap Aero all rounded, bisa bermain di 2 rute : Flat dan Hilly, lokasi tempat saya gowes terdekat adalah di Mozia Loops BSD Serpong dengan gradiant 0% flat, berangin dan sesekali di akhir pekan lanjut gowes uphill di kawasan Sentul Bogor dengan average gardiant 6%-22%.

Untuk rute flat tidak perlu diragukan performa Ostro, bentuk Folk bagian depan begitu besar dan lebar seperti Folk sepeda TT pada umumnya, cockpit depan begitu "pakem" / posisi bahu seperti terkunci - tidak liar saat di speed 42km - 45km saat test ride dengan jarak tempuh 53km.


Dengan handlebar stem integrated keluaran Black Inc rigid dan stiff - sering dijumpai handlebar stem integrated yang kadang meleot saat sprint dan yang saya suka dari handlebar black Inc ini adalah bagian tengah; enak dipegang saat nanjak, bentuk nya kecil sesuai tangan orang asia, pegangan handlebar bagian tengah di brand lain kebanyakan lebar dan tebal, cengkraman telapak tangan kadang kurang menggigit.

Folk depan lebar dan besar ukuran nya

Handlebar Stem Integrated Aero Black Inc 

2. Seat Stay / Folk belakang kecil dan tipis - Ultra Thin Seat Stay, ukuran nya sama dengan seat stay nya Cervelo R5 (sebelumnya di tahun 2011 pernah memiliki R5 dan menurut gua R5 the best climbing bike saat itu), ukuran seat stay yang "ultra thin" menjadikan bagian belakang "comfort" nyaman - tidak kaku, artinya saat digenjot di tanjakan atau jalanan cobble stone / bata bata / jalanan kasar sangat nyaman apalagi kalo dipersenjatai dengan ban ukuran 28/32 - Factor Ostro dipakai team Israel Start Nation di event Paris Roubaix.



Mengapa di event race Paris Roubaix dibutuhkan sepeda dengan shape aero? tujuan nya adalah save watt sebesar mungkin - efisien karena di lap terakhir nya adalah adu sprint di velodrome.
Average speed pembalap di event Paris Roubaix adalah 45km dengan jarak tempuh 260km, karakter sepeda yang terlalu kaku juga akan menyebabkan cepat lelah, butuh kombinasi stiff dan comfort yang seimbang, disinilah seat stay belakang Ostro berperan.

Menurut saya, geometri Ostro adalah hasil kreasi dari Graham Shrive - Direktur Engineering Factor Bike yang sebelumnya menjabat sebagai Head Engineering di Cervelo Bike.
                          Graham Shrive
          Direktur Engineering Factor Bikes

3. Aerodynamics Shape, dari dulu saya paling suka bentuk tubing sepeda aero, terkesan gagah dan agresif, setiap elemen rangka OSTRO dioptimalkan untuk aerodinamika, bentuk garpu folk depan menggunakan konsep "Reversing Flow Energising Channel" - Flow sejalan dengan aliran udara.
Konsep design aero shape rangka menggunakan design NACA - National Advisory Committee On Aeronautics, perlu diketahui NACA adalah "Godfathers Aero".

                Factor Ostro Wind Tunnel

Satuan untuk hambatan angin dinyatakan sebagai CdA - abbreviation for the coefficient of aerodynamic drag.
Sebagian besar energi yang kita salurkan ke pedal digunakan untuk mengatasi hambatan udara, saat Anda melaju lebih cepat, Anda tidak hanya 'menabrak' molekul udara dengan keras tetapi Anda juga harus mendorong lebih banyak setiap detiknya.

Saat anda berada di atas kecepatan 36km di rute flat dengan berat 68kg (plus equipment) output power yang dikeluarkan sekitar 200watt, dari 200watt ini, 170watt dipakai untuk mengatasi hambatan angin, sisa nya (30) untuk rolling resistance ( tire to road friction), pengurangan 1% dalam CdA setara dengan peningkatan daya sebesar 1%.

Dengan peralatan dan perlengkapan komponen sepeda yang aerodinamis dapat mengurangi CdA maximal sebesar 5% namun rider masih harus fokus dengan posisi badan di atas sadel sepeda sebesar 70%-80% drag, pemborosan output power jika posisi anatomi badan diatas sepeda tidak dioptimalkan secara aerodinamis.

Aerodinamis, Power Output, Kenyamanan menjadi 3 pilar keseimbangan sempurna dalam hal mengejar "Speed" yang optimal.


4. Lightweight All Rounded Aero Bike - Factor Ostro termasuk sepeda Aero dengan bobot yang lumayan ringan dan rigid, dengan carbon layup kombinasi TeXtreme®, Toray®, Nippon Graphite Pitch-Based Fiber, untuk frame disc brake size 54 di 780gram, Ostro bukanlah climbing bike ya, tapi all rounded aerobike.
Kisaran dengan memakai groupset Sram Force AXS 12 speed- Wheelset Black Inc 30 di bobot 7.45kg, dengan Ultegra R8070 Di2 bisa berkurang 190gram (Ultegra R8070 Di2 lebih ringan dari Sram Force AXS 12 speed) atau Sram Red AXS bisa berkurang 295gram.



5. Arsitektur T47 threaded bottom bracket, buat saya ini sangat penting sekali saat pedalling, smooth seperti yang saya rasakan saat gowes dengan Trek Emonda SLR 2021, Trek dan Factor memakai konsep BB yang sama yaitu T47, selain lebih smooth, maintenance bongkar pasang yang lebih gampang khusus nya saat melakukan pelumasan bearing periodik.

6. Bisa untuk rute Uphill, walaupun tidak seoptimal seperti Factor O2 VAM (climbing bike), dengan gradiant tidak lebih dari 14%, Ostro VAM masih bisa dipacu dengan speed tinggi dan tingkat kenyamanan optimal.
Pembalap dari team Israel Start Up Nation seperti Chris Froome , Michael Woods dan Daniel Martin, mengendarai Factor Ostro VAM di event world tour : Tour de France dan Giro Italy yang dominan dengan rute uphill.
Sekali lagi, Factor Ostro VAM bukanlah Climbing Bike tapi All Rounded Aerobike, untuk seri climbing bike nya Factor adalah Factor O2 VAM.

7. Tambahan bonus lengkap, seperti Bearing Headset, BB memakai Ceramic Speed, free bartape Factor,dll.

Kombinasi wheelset yang disarankan Factor adalah Black Inc Forty Five - 45, foto dibawah menggunakan Black Inc Thirty - 30.

                 Black Inc Thirty

               Black Inc Forty Five
Specifications:

Application: Road
Wheel Size: 28"
Size: 49 cm, 52 cm, 54 cm, 56 cm, 58 cm
Frame Material: carbon
Fork Material: carbon

Technical Information - Frame:

Wheel Standard: 12 x 142 mm (standard)
Axle Type: 12 mm thru-axle
Headset: IS41/28.6 - IS49/37(36 ) (top to bottom)
Bottom Bracket Standard: T47
Shell Width: 77 mm
Chainline: 46.5 mm
Cable Routing: internal electrical
Bottle Cage Mounts: 2

Technical Information - Fork:

Steerer Tube: 1 1/8" - 1 3/8" tapered
Wheel Standard: 12 x 100 mm (standard)Axle Type: 12 mm thru-axle
Brake Mount: flat mount
Offset: 43 mm, 48 mm, 53 mm
Ground Trail: 57.1 mm, 57.3 mm, 57.5 mm
Axle to Crown: 363 mm
Over Locknut Dimension: 100 mm
Steerer Tube Material: carbon
Crown Material: carbon
Blade Material: carbon
Dropout Material: carbon
Drop Handlebars: 125 mm
Reach Handlebars: 80 mm
Material Integrated Stem/Handlebars: carbon

Contents:

- 1 x Factor OSTRO V.A.M. Frame
- 1 x Factor OSTRO fork
- 1 x Factor OSTRO seatpost
- 1 x CeramicSpeed 110 headset
- 1 x CeramicSpeed T47A bottom bracket
- 1 x Black Inc V.A.M. handlebar stem unit
- 1 x Factor/Black Inc. mount for training computer
- 1 x pair handlebar tape

        Factor Bikes  : Official Bike Team ISN

                      TT Bike : Factor Hanzo

Semoga Bermanfaat.