; 𝐀𝐥𝐥𝐞𝐧'𝐬 𝐀𝐝𝐯𝐞𝐧𝐭𝐮𝐫𝐞: Februari 2020

Cari Blog Ini

Kamis, 27 Februari 2020

Gran Fondo New York - GFNY Bali 2020



Jalan yang relatif mulus, panorama alam cantik nan luar biasa, seni budaya dan keramahtamahan masyarakat Bali, memang terlalu indah jika diabaikan.

Itulah yang membuat GFNY Bali menjadi salah satu GFNY paling populer.

GFNY Bali 2020 diikuti 1.300 - 1.800 peserta dari 36 Negara.
                         

Menempuh jarak 134 kilometer untuk Long Distance dan 100 kilometer untuk Medium Distance

 Rute Grand Fondo 134km- Elevasi 2167 mdpl


 Rute Medio Fondo 100km- Elevasi  1389 mdpl
 


Axel Moeller menjelaskan race yang mengusung tema “Be a Pro for a Day” ini merupakan seri kualifikasi untuk GFNY World Championship yang masuk di kalender dunia, The Global Cycling Marathon Series. GFNY Bali merupakan bagian dari GFNY Indonesia. 

Mengapa Bali? Sebagai destinasi wisata unggulan, Bali selalu memiliki magnet kuat bagi para pecinta olahraga bersepeda jarak jauh untuk datang dan datang kembali, baik pesepeda lokal maupun internasional,” jelasnya.


Tanggapan penulis sebagai peserta GFNY Bali 2020
 
Saya sebagai peserta GNFY Bali 2020 merasa sangat puas dengan event ini, jalanan hampir terbilang steril dari kendaraan, setiap persimpangan jalan dijaga dan diatur dengan sangat baik, water station tersedia sepanjang jalan, pemandangan indah dan menarik.

Jalan aspal mulus di pinggir pantai Klungkung, keteduhan dan indahnya panorama gunung dan Danau Batur, kelokan bukit di Kintamani, hingga jalan flat By Pass, akan menjadi rekam jejak kayuhan pedal seluruh peserta GFNY Bali 2020.


Ketua Penyelenggara GFNY Bali 2020, Tenne Permatasari mengatakan salah satu agenda yang disiapkan panitia adalah Tourism and Bike Expo yang dilaksanakan 21-22 Februari 2020 di Hotel Rumah Luwih Beach Resort, Gianyar. Waktu ini juga dimanfaatkan untuk registrasi ulang dan pengambilan race pack. 

Registrasi dan Pengambilan Race Pack


      Bike Expo


Jadi ada 2 penginapan hotel untuk menampung peserta GFNY 2020 : Hotel Luwih Beach Resort - Gianyar dan Hotel Wyndham Tamansari Jivva resort, jarak dari Hotel Luwih ke Hotel Wyndham -/+ 4,8km dan yang menjadi lokasi start / Finish adalah 200 meter dari Hotel Luwih.


  Hotel Wyndham Tamansari Jivva Resort

 

Satu hal yang perlu diketahui bagi peserta yang menginginkan untuk mendapatkan posisi start race di depan adalah saat registrasi harus membeli yang paket VVIP atau VIP (aturan berlaku di seluruh event GNFY dunia).


 
Start Corrals berbeda tergantung dari nomor peserta atau status anda, di area start paling depan akan ada corral kecil untuk peserta VVIP, corral start kedua adalah untuk peserta VIP yang memakai gelang identitas warna merah sedangkan para peserta yang memakai gelang identitas warna hijau akan start di corrals sesuai dengan nomor peserta masing masing, total 1300 an peserta terbagi beberapa corrals dengan waktu start per 2-3 menit per corrals.


Di sinilah kesalahan saya dalam hal membaca rules saat registrasi, karena tidak teliti, saya asal mendaftar saja, alhasih saya mendapatkan nomor 1120, corrals ke dua dari yang paling belakang, bayangkan saat start, Anda harus mengejar pelaton depan dan akan ada delay waktu 2-3 menit untuk masing masing corrals, sepertinya tidak mungkin terkejar, karena pelaton depan terlihat beberapa pasukan atlit yang akan "narik" dengan speed tinggi, kalaupun terkejar, Anda akan kehabisan tenaga saat memasuki area tanjakan, start awal rute flat plus rolling tanjakan grade 5% sekitar 40km, setelah 40km akan memasuki area tanjakan panjang.



Untuk rute tanjakan nya termasuk cukup berat tapi gradiant tidak ada yang terlalu tajam, kalaupun ada, hanya ada 2 tanjakan di atas 12% selebih nya gradiant 5% - 8% tapi panjang, begitu juga dengan gradiant turunan sekitar -4% s/d -5%.


Kombinasi crank depan 39t dengan sproket belakang 34t akan menghasilkan speed dan cadence yang seimbang, sproket belakang 34t dipakai saat otot mulai lelah / kram / recovery, di beberapa area khusus nya saat start awal (40km) pertama, gradiant kurang dari 5%, saya lebih suka memakai crank depan 50 dengan kombinasi sproket 28/26, speed laju , Heart Rate stabil.

Kategori yang di lombakan :

A. Individual Female / Male, usia :

Male / Female 18-39 tahun
Male / Female 40-44 tahun 
Male / Female 45-49 tahun

Male 50-54 tahun
Male 55-59 tahun
Male 60 tahun up 

B. Team Competition : tidak ada batasan jumlah anggota dalam satu regu, podium untuk regu 4 anggota.

Untuk info detail pemenang, silakan Anda browsing di internet GNFY Bali 2020.


Semoga bermanfaat.












 





Rabu, 19 Februari 2020

Fun Race Kopi Pacul - Team Pacul 2020

 

 

Dimas Ekky Pratama

Event fun race ini di selenggarakan tanggal 15 Februari 2020, hari sabtu - Start jam 06.00 dengan rute A-Phong - Taman Budaya - Bojongkoneng - Km0 Sentul oleh komunitas KGB - Kelapa Gading Bike, bertepatan dengan grand opening kafe Kopi Pacul, lokasi di Plaza Niaga 1 no 19 - Sentul City - 1 kompleks dengan rumah makan Bakmi Golek.
Acara nya cukup menarik, dimulai dengan tarkam uphill, games, dll, disediakan makanan dan minuman yang sangat memuaskan.


 

Bertepatan dengan event ini, saya memutuskan untuk bergabung dengan komunitas KGB dengan no member 359.

Profil Komunitas KGB - Kelapa Gading Bike : 

Di daerah Jakarta Utara, tepatnya kawasan kelapa gading, Anda akan menemukan klub sepeda yang sudah lama berdiri - 1992, yaitu KGB, Kelapa Gading Bike, menganut konsep extreme hobby, KGB menjalani kegiatan bersepeda dengan komitmen yang tinggi. Mereka pun memandang kegiatan ini lebih dari sekadar hobi. Kini setelah 25 tahun berdiri, anggota KGB telah mencapai 400 orang lebih, dalam kisaran usia 15 - 63 tahun. Meski demikian, KGB bukanlah organisasi yang bersifat formal. Pertemanan dan kekeluargaan tampak lebih mewarnai hubungan personal antar anggota. Mungkin karena latar belakang para anggota yang memulai klub sepeda ini, berbasis pada pertemanan di kawasan hunian yang sama, yaitu Kelapa Gading. Dengan dikomandanin Pak Benny Yahya dan Hermansyah Handoko, jumlah anggota diperkirakan mencapai 400 orang.

Ketua KGB 01 Om Benny Yahya

KGB 02 : Herman Kodok

  Juara KOM : Team Elit KGB
 


Motivator & Coach KGB : Roy Aldie

Member KGB : 0359 - Allen Gozali
 

Thank you guys for coming at Grand Opening Kopi Pacul, and join our Fun Race Bareng #Teampacul yesterday!! . . And also thank you to our special sponsor : @kgbracingteam @striveindonesia @oakley @ricky_rangers @herbana.id @cannondale.id @wahoofitness.id @probicycle @masjam.id @gilakunters @pabrikkelambuwaringjaring 

Thank you for supporting us! . . 

Senin, 03 Februari 2020

Tribike & Climbing Bike

 

Dua tipe sepeda ini yang sudah lama menjadi impian saya, akhirnya menjadi kenyataan, dengan konsep pure aero dan light climbing ada di :

1. Tribike                : Argon E119+ Tri (Aerodinamis & Comfort).

2. Climbing Bike : Trek Emonda SLR (Light & Stiffness).


Argon E119+ Tri

Sekian tahun lamanya banyak berkutak katik di roadbike aerobike (bisa baca di artikel saya sebelumnya), Saya merasakan kurang puas dengan konsep aerobike, karena posisi tubuh kurang mendukung untuk mensupport terbentuknya "aerodinamis" yang sesungguhnya, berbeda dengan Tri / TT Bike, kondisi tubuh dibentuk untuk mengikuti lekuk sepeda, hasilnya adalah full speed tapi save energy (watt).

Mengapa saya cenderung lebih memilih Tribike dibandingkan TT Bike ? Tribike khususnya Argon E119+ memiliki geometri lebih aero dan lebih comfort sehingga bisa dipakai untuk gowes jarak jauh layaknya Triathlon, gowes diatas 150km+, berbeda dengan TT Bike dirancang lebih agresif dengan rute gowes jarak pendek 25km-45km.
Karena rancangan geometri yang comfort dan lebih aerodinamis, Argon E119+ tidak memiliki sertifikasi UCI, berbeda dengan TT bike yang sudah disertifikasi UCI.


Argon E119+ & Xentis Mark3 & Xentis Blade

 Argon E119+ & Xentis Mark3
  
Kombinasi frame Argon E119+ memakai material carbon Nanotech tubing HM8004 dengan wheelset Xentis Mark3 Monocoque carbon menghasilkan kualitas Tribike rasa roadbike artinya full aerodinamis tapi selincah roadbike, handling mantap, tidak terjadi side wind saat menikung, save energy / watt sehingga bisa bertahan lama dan  gesit tapi kaku saat speed tinggi, menurut saya ini adalah sepeda impian yang sangat ideal untuk bermain speed tinggi. 
Groupset memakai mix shimano Durace & Ultegra Di2.
Sedangkan untuk mendapatkan speed yang stabil bisa menggunakan kombinsi wheel belakang dengan Xentis Blade dan wheel depan dengan Xentis Mark3.

Xentis Mark3 Monocoque Carbon Wheels Tubeless
 
Xentis Blade Tubeless


Rute Mozia Loops di kawasan BSD Serpong dengan jarak 1 loops 2.75km menjadi tempat ideal untuk bermain speed dengan Tribike Argon E119+.


Trek Emonda SLR 

Impian memiliki sepeda climbing yang ringan tapi stiff akhirnya tercapai di tahun ini...thanks God.
Saya memilih Trek Emonda SLR - Disc dengan material carbon OCLV 700 karena ringan, stiff dan comfort, saat tanjakan dan turunan mantap, tidak liar, pengereman bisa diandalkan karena memakai disc brake.
Dan yang luar biasa adalah sangat agresif di rute flat, tidak liar, rigid padahal Emonda SLR adalah tipe sepeda Climber.


Berat sepeda 6.85kg dengan groupset Shimano Durace Disc 50/39 - 11-32 & Wheelset Xentis Squard Race 2.5 Carbon Clincher Disc & Handlebar Stem compact Enve, SLF Hyper Speed System & Sadel San Marco Shortfit carbon & pedal Look Keo Blade.
Sangat ringan untuk ukuran roadbike dengan brake disc.

Beberapa part bisa dimodifikasi untuk menghasilkan berat dibawah 6.8kg seperti penggantian dengan ban panaracer seri light (sepasang -120gram), pedal look carbon (-60gram), compression plug (-60gram)  akan masuk diangka 6.6 -6.7kg. Menurut pribadi saya berat 6.8kg sudah cukup untuk tanjakan dan turunan, terlalu ringan kurang nyaman buat rute turunan panjang.

Xentis Squard Race 2.5 Disc with Ratchet 54 Dt Swiss 350
                                                      Ratchet 54 - Dt Swiss Hub Upgrade



Trek merupakan salah satu perusahaan sepeda performance dengan R&D (Research & Development) terbaik di dunia.
Beberapa pembalap besar dunia memakai Trek Emonda SLR untuk menaklukkan tanjakan ganas di world tour, salah satu idola saya adalah Alberto Contador dengan Trek Emonda SLR Project One.

 


Dengan memiliki 2 tipe sepeda ini : Tribike & Climbing Bike, saya siap berpetualang di rute flat dan rute tanjakan.

Semoga bermanfaat. 


 


Minggu, 02 Februari 2020

Tour de Zwift 2020 - Menekuni dunia e-Sport.

 
Minggu pertama Tour De Zwift 2020 diadakan terjadi lonjakan sebanyak 16.512 user yang online, luar biasa peminat virtual ride dan saya sendiri akhir nya menjadi salah satu peserta TDZ 2020 dengan nick name : Allen Gozali ZID.

Tour De Zwift 2020 menjadi awal keseriusan saya untuk lebih intens berlatih di eSport, keterbatasan waktu, kesibukan kerja tidak menjadi halangan lagi, setiap pagi atau sore, saya bisa mengalokasikan waktu untuk berlatih walaupun cuaca tidak mendukung.
 
 

ZID - Zwift Indonesia adalah komunitas pecinta eSport Zwift di Indonesia, aktif di whatsapp dan facebook / Instagram, saya sendiri banyak belajar dari teman teman di ZID (group whatsapp) banyak trik & trip, apa saja langkah awal yang harus dijalankan, bagaimana menuntaskan 'challenge', dll.
Semua informasi ini hanya bisa cepat saya dapatkan dari support teman teman di ZID khusus nya dari bro Iman Santoso.

 Pendiri ZID: Iman Santoso
 

Untuk itu diperlukan ruangan training yang nyaman ( rapi, bersih, sirkulasi udara lancar) supaya semakin betah untuk berlatih, di dunia Zwift disebut sebagai "PAIN CAVE".
Ruangan bau pengap, kotor dan berantakan niscaya Anda akan tidak betah lama di atas sadel.
Setup ruangan training yang baik adalah salah satu faktor yang sangat penting.



Sebelum mengenal lebih jauh aplikasi Zwift, saya lebih tertarik ke aplikasi The Sufferfest ( ada diulas di artikel sebelumnya), setelah berjalannya waktu dengan membandingkan beberapa aplikasi virtual ride seperti Bkool, Rouvy, TrainnerRoad, The Sufferfest, akhirnya saya memutuskan lebih fokus menggunakan aplikasi Zwift.

Beberapa keunggulan aplikasi Zwift dibanding apikasi lainnya menurut pribadi saya sendiri:

1. User interface nya menarik, tampilan gambar dan pemandangan virtual dan rute yang tersedia.
2. Sangat seru, membangkitkan adrenalin dengan banyaknya event race,  gowes bareng / meetup dan kegiatan lainnya.
3. Tersedia berbagai macam program latihan / workout.
4. Bisa saling berkomunikasi / chating dengan teman dari manca negara
5. Aplikasi zwift sangat stabil khususnya saat connect ke smart trainner dibandingkan dengan aplikasi lain nya saat ini.
6. Minus nya adalah subscription per bulan  paling mahal...he..he... 



Saat artikel ini ditulis, saya masih berada di Level 14 (masih pemula) dan barusan jam 09.00 pagi tadi menyelesaikan TDZ 2020 stage 6.


Saya tidak akan menjelaskan secara detail mengenai aplikasi Zwift dan Anda bisa membaca nya di : 
https://zwiftinsider.com/category/news/, sangat lengkap, mulai dari news, course schedule, route maps and details, dll.


Dan jika Anda ingin mengetahui lebih detail event race / tour dengan jumlah peminat yang banyak bisa baca di :

 


Sedangkan untuk melihat detail schedule, Anda harus mendownload aplikasi Companion di hp Android / IOS , di aplikasi Companion Anda juga bisa melihat aktivitas member, event, dll.

Untuk melihat Result - Ranking (khusus event Race saja) secara keseluruhan, Anda bisa mendaftarakan account anda melalui www.zwiftpower.com, pastikan pemakaian awal melakukan test FTP di aplikasi Zwift supaya mendapatkan data yang valid.

Petunjuk untuk pendaftaran Zwiftpower : https://boltrace.team/zwift-power-guide


Jangan lupa istirahat dan tidur yang cukup guys, kalo tubuh tidak beristirahat secara layak, kondisi kognitif tubuh dan fisik bakal tidak prima. Hal ini juga bisa membuat tingkat stres jadi meningkat dan kamu mengalami perubahan mood mendadak dan kekuatan otot yang menurun (jenuh, drop motivasi).

Share pengalaman : saya pernah mecoba mengikuti race di Zwift selama seminggu berturut turut (intensitas tinggi), akibatnya kelelahan yang luar biasa di hari berikutnya, heart rate tinggi selama 2 hari dan saya membutuhkan waktu 4 hari untuk full rest, ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan, semenjak kasus ini, saya menempatkan waktu buat race maximal seminggu 2x, tidak baik buat kesehatan jantung jika terlalu di push khususnya bagi yang berumur diatas 45 tahun.


Sekilas mengenai event Tour de Zwift 2020

Tour De Zwift 2020 terdiri dari 7 stages :

A. Stage 1 : London
Anda diberikan waktu dari tanggal 12-15 Januari, silakan download Apps Companion di hp Android, di apps ini Anda bisa melihat schedule secara jelas. 

Terdiri dari :

Group ride Category :

A: long route
B: shorter/easier route
C: women only
Race Category :
Mixed (Men & Women) Race Categories 

A: 4-5 w/kg
B: 3.2-3.9 w/kg
C: 2.5-3.1 w/kg
D: 1-2.4 w/kg
Women’s Race Categories 

A: 3.7-5 w/kg
B: 3.2-3.69 w/kg
C: 2.5-3.19 w/kg
D: 1-2.49 w/kg 


Untuk Group Ride memiliki rute kilometer yang lebih panjang dibandingkan Race, dua kategori ini sama sama beradu kecepatan, saya lebih suka Group Ride karena jarak distance yang lebih panjang dengan speed tinggi, sekalian latihan endurance.


 

B. Stage 2 : Innsbruck
Anda diberikan waktu dari tanggal 16-19 Januari.


 

C. Stage 3 : Watopia
Anda diberikan waktu dari tanggal 20-23 Januari.


D. Stage 4 : Bologna
Anda diberikan waktu dari tanggal 24-27 Januari



E. Stage 5 : New York
Anda diberikan waktu dari tanggal 28-31 Januari 

Menurut pribadi saya, stage 5 termasuk rute berat dengan tanjakan dahsyat.


 

F. Stage 6 : Richmond
Anda diberikan waktu dari tanggal 1-4 Februari


 

G. Stage 7 : Yorkshire - selesai sudah...
Anda diberikan waktu dari tanggal 5-8 Februari




Next cycling challenge adalah menuntaskan vEverlasting, yaitu gowes di tanjakan setinggi gunung Everest 8848mdpl di rute Alpe du Zwift dalam 1x gowes, semoga berhasil.




Semoga bermanfaat.